Batubara

Disdik Batu Bara Siap Perbaiki Fasilitas di SD Negeri 19 Sumber Padi, Kepala Sekolah Segera Dirotasi

post-img
Foto : Kondisi memprihatinkan di SD Negeri 19 Sumber Padi, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, telah memicu keprihatinan serius dari berbagai pihak, termasuk Dinas Pendidikan setempat

LDberita.id - Batubara, Kondisi memprihatinkan di SD Negeri 19 Sumber Padi, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, telah memicu keprihatinan serius dari berbagai pihak, termasuk Dinas Pendidikan setempat.

Dengan jumlah siswa mencapai 230, sekolah tersebut menghadapi kekurangan fasilitas dasar yang krusial, terutama terkait minimnya ketersediaan kursi belajar.

Akibatnya, banyak siswa terpaksa belajar di lantai, sebuah situasi yang jelas tidak sesuai dengan standar pendidikan yang diamanatkan oleh Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Batu Bara, Jonnis Marpaung, merespons cepat kondisi ini dengan menyatakan komitmennya untuk segera mengambil tindakan konkret Pada, Rabu, (11/09/2024).

Jonnis mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mencari sosok yang tepat untuk memimpin SD Negeri 19 Sumber Padi, sembari mempertimbangkan penonaktifan kepala sekolah yang lama. "Kami tidak bisa menunggu lebih lama untuk memperbaiki kondisi ini. Fasilitas yang memadai adalah hak dasar setiap siswa.

Kami akan menonaktifkan kepala sekolah yang lama dan mencari pemimpin baru yang mampu membawa perubahan positif dan signifikan," ujar Jonnis.

Lebih lanjut, Jonnis menyatakan bahwa pihaknya memahami dampak pergantian manajemen sekolah, terutama di tengah tahun ajaran.

Namun, ia menekankan bahwa perubahan ini perlu dilakukan demi kepentingan terbaik siswa dan untuk memastikan bahwa sekolah ini dapat mengejar ketertinggalan yang dialaminya.

Menanggapi kondisi minimnya fasilitas di sekolah, Jonnis juga menyoroti pentingnya penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) secara tepat.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No. 6 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana BOS Reguler, dana BOS seharusnya dapat digunakan untuk pengadaan sarana dan prasarana belajar, termasuk kursi dan meja.

"Sesuai regulasi, dana BOS harus dikelola dengan akuntabilitas tinggi. Kami akan melakukan evaluasi terkait penggunaan dana di sekolah ini, memastikan bahwa dana yang dialokasikan benar-benar digunakan untuk keperluan pendidikan yang mendesak,"

Ia juga mengatakan pentingnya stabilitas manajemen di sekolah sebagai salah satu kunci peningkatan kualitas pendidikan.

Menurutnya, idealnya kepala sekolah memiliki masa jabatan minimal empat tahun untuk memastikan kontinuitas program-program pendidikan dan pencapaian target-target strategis, ujarnya

"Pergantian kepala sekolah yang terlalu sering dapat mengganggu proses belajar-mengajar dan menghambat pelaksanaan program-program yang memerlukan waktu dan konsistensi.

Namun, dalam kasus tertentu seperti di SD Negeri 19 Sumber Padi, pergantian kepala sekolah dianggap perlu untuk mengatasi masalah yang ada," jelasnya.

Dengan penunjukan kepala sekolah yang baru, Jonnis berharap agar manajemen SD Negeri 19 Sumber Padi dapat segera membenahi fasilitas yang kurang dan meningkatkan mutu pendidikan agar setara dengan sekolah-sekolah lainnya di wilayah Batu Bara.

Jonnis menegaskan bahwa perbaikan di SD Negeri 19 Sumber Padi adalah bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pendidikan yang berkualitas dan merata bagi seluruh siswa di Kabupaten Batu Bara.

Ia juga meminta dukungan dari masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya untuk turut serta mengawasi penggunaan dana BOS dan memastikan pendidikan yang layak bagi generasi mendatang.

"Kami ingin memastikan bahwa tidak ada anak yang harus belajar dalam kondisi yang tidak layak.

Pendidikan yang berkualitas adalah hak setiap anak, dan kami berkomitmen untuk mewujudkan itu," pungkas Jonnis.

Dengan langkah-langkah yang sedang diambil, diharapkan SD Negeri 19 Sumber Padi akan segera keluar dari kondisi krisis dan memberikan lingkungan belajar yang lebih baik bagi para siswanya." pungkasnya. (End)

Berita Terkait