LDberita.id - Banyaknya dibuka majelis-majelis ilmu, serta terbukanya banyak kesempatan untuk memperdalam ilmu agama pada bulan mulia Ramadhan ini, seyogianya tidak disia²kan oleh umat Islam. Kesibukan dalam menjalani tugas pekerjaan keseharian, bukanlah alasan seseorang tidak bisa mengikuti aktivitas menuntut ilmu.
Bagi yg punya waktu longgar sebaiknya mengikuti pengajian kitab, yg pengkajiannya lebih intensif sebagaimana yg digelar di pondok- pondok pesantren.
Bulan Romadhon, tradisi di pondok - pondok pesantren, majelis ta'lim, masjid dan musholla dan lainnya, mengadakan program "ngelmu posonan", memperdalam ilmu agama dgn sarana kitab-kitab para ulama. Program ngaji posonan tersebut tidak saja dibuka untuk para santrinya saja, melainkan juga diperuntukkan bagi orang umum yg berminat mengikutinya.
مَنْ حَضَرَ مَجْلِسَ الْعِلْمِ فِيْ رَمَضَانَ كَتَبَ اللهُ تَعَالَى بِكُلِّ قَدَمٍ عِبَادَةَ سَنَةٍ وَيَكُوْنُ مَعِيْ تَحْتَ الْعَرْشِ
“Barang siapa menghadiri majlis ilmu pada bulan Ramadlan, maka Allah akan menulis dari setiap (langkah) telapak kakinya dgn ibadah selama satu tahun. Dan dia akan bersamaku di bawah ‘Arsy.
Riwayat Anas bin Malik Al-Anshari Radhiyallahu Anhu (wafat 709 M di Basrah Iraq) dalam kitab Durratun Nasihin Fil Wa'zhi Wal Irsyad, Karya Syekh Usman bin Hasan bin Ahmad Asy-Syakiri Al-Khaubawi rahimahullah (wafat 1224 H / 1809 M di Istanbul Turki).
Kegiatan rutin ngaji sehari², tidak boleh terganggu lantaran menjalankan ibadah puasa di bulan suci ramadhan.
Jangan jadikan puasa sbg biang keladi menurunnya semangat dalam ngaji. Justru seharusnya lebih giat, lebih giat dan menjadi pemicu semangat, karena pahala ngaji di bulan suci itu berlipat², sebagaimana keterangan dalam kitab Durratun Nasihin diatas.
Kegiatan menuntut ilmu atau belajar ilmu agama, memang termasuk salah satu cara memuliakan dan menghormati bulan Ramadhan, selain memperbanyak ibadah seperti membaca Al-Qur'an, i'tikaf di masjid, shalat² sunnah, sedekah, dan ibadah lainnya. Jika menimba ilmu pada bulan² biasa saja memiliki banyak sekali keutamaan, maka apa lagi pada bulan Ramadhan, sudah pasti juga dilipatgandakan pahalanya.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ, وَعَلَى أَلِ سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدَيْنَا وَلِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ, اَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ. اَللَّهُمَّ اكْتُبْ لَنَا مِنَ البَرَكَةِ وَالتَّوْفِيْقِ أَوْفَرَ الْحَظِّ, وَأَتَمَّ النَّصِيْبِ. اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ أَعْمَارِنَا، وَبَارِكْ لَنَا فِيْ أَعْمَالِنَا، وَبَارِكْ لَنَا فِيْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَاتِنَا، اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ أَمْوَالِنَا وَفِيْ أَوْقَاتِنَا، اللَّهُمَّ وَبَارِكْ لَنَا فِيْ صِحَتِنَا وَعَافِيَّتِنَا، وَاجْعَلْنَا مُبَارَكِيْنَ أَيْنَمَا كُنَّا.
Wallahu A'lam. Semoga bermanfaat
Editor : IPNU Batu Bara
.jpg)




