Kriminal

Tarzan Ditembak, 500 Gram Emas Digasak Perampok Bersenpi

post-img

Batubara, (LADANG BERITA) 
Selain kehilangan 500 gram emas, pemilik toko emas Tarzan Ginting (40), warga Desa Simodong Kec Sei Suka, Kab Batubara juga mengalami luka tembak oleh kawanan perampok bersenpi.

Berdasarkan informasi dihimpun, Jum'at (29/11) menjelang mahgrib, Tarzan yang hendak menuju mobilnya dihadang kawanan perampok bersenpi di Desa Pematang Cengkring, Pajak Sore Kec Medang Deras, Kab Batubara.

Setelah menutup toko emas miliknya korban hendak pulang kerumah sambil membawa sebagian emas dagangannya yang tersimpan didalam tas dan sebagian lagi pada Brankas. 

Seperti biasanya, setelah menutup toko korban menuju tempat parkir mobil miliknya yang terletak dibelakang toko. Pada saat bersamaan tiba - tiba 2 orang yang tidak dikenal dan memakai masker menghampiri dan langsung merampas tas yang dipegang korban


Ketika tas miliknya direbut oleh kawanan perampok, Ginting sempat melakukan perlawanan. Namun saat adanya perlawanan dari korban, salah satu kawanan perampok melepaskan tembakan dan mengenai bagian kaki hingga korban jatuh tersungkur. 

Mendengar adanya letupan senjata api  beberapa warga diantaranya Ariadi menyuruh anaknya Ajis melihat keluar rumah. Namun tidak berapa lama Ajis pulang kembali dan membawa khabar telah terjadi perampokan. 

"Ayah jangan keluar, ada perampokan" kata Ajis ditirukan Kadus Mekar, Bunyamin. 

Menurut Bunyamin, kawanan perampok berhasil mengondol 500 gram emas serta uang tunai Rp 5 juta. 
Berhasil menggasak harta milik korban,  kawanan perampok melarikan diri dengan mengunakan sepeda motor jenis Supra X.

"Kejadian begitu singkat disaat umat Islam melaksanakan shalat mahgrib", ujar Bunyamin. 

Tak lama setelah kejadian aparat penegak hukum tiba dilokasi kejadian dan membawa korban ke RS di Tebing Tinggi. 

Tak lama kemudian Kapolres Batubara AKBP Robin Simatupang bersama Kasat Reskrim juga turun melakukan olah TKP.

Hingga berita ini dikirim ke redaksi pelaku perampokan masih dalam pengejaran pihak kepolisian. (red/od)

Berita Terkait