Politik

Tegakkan Prinsip Proporsionalitas, Tingkatkan Komputasi Sidapil

post-img
Foto : Bimbingan Teknis Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Kabupaten/Kota Dalam Pemilu Tahun 2024, di Pontianak, Minggu (20/11)

LDberita.id - Pontianak, Bimbingan Teknis Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Kabupaten/Kota Dalam Pemilu Tahun 2024 serta Pengenalan Fungsi Sistem Informasi Daerah Pemilihan (Sidapil), untuk KPU Kabupaten/Kota, Gelombang II, di Pontianak, resmi ditutup, Minggu (20/11/2022).

Penutupan dipimpin langsung, Anggota KPU Idham Holik, didampingi Deputi Bidang Dukungan Teknis Eberta Kawima serta Kepala Biro Teknis Penyelenggaraan Pemilu Melgia Carolina Van Harling.

Idham dalam sambutan penutupan berharap rangkaian kegiatan bimtek yang telah diikuti dapat memberikan pemahaman dan masukan bagi KPU dalam mempersiapkan rancangan penataan dapil dan alokasi kursi DPRD Kab/Kota. Terlebih pada agenda berikutnya KPU akan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR yang salah satunya menyampaikan rancangan penataan dapil.

Idham juga kembali menyampaikan prinsip proporsionalitas dalam penataan dapil dan alokasi kursi. Menurut dia KPU tidak segan untuk melakukan koreksi apabila ada daerah yang tidak tepat dalam menerapkan prinsip penataan dapil dan alokasi kursi tersebut. "Maka kami akan melakukan penataan," kata Idham.

Terkait pengenalan Sidapil, Idham mengatakan perkembangan teknologi adalah sebuah keniscayaan bagi KPU untuk memaksimalkannya. Dan melalui Sidapil dia meyakini akan memudahkan kerja kepemiluan. "Kita berkomitmen meningkatkan kemampuan komputasi Sidapil, maka teman-teman bisa rasakan Sidapil yang user friendly. Semoga Sidapil ini memudahkan kerja kita semua," tutur Idham.

Terakhir Idham berpesan, sekembalinya peserta bimtek ke daerahnya masing-masing agar selanjutnya melakukan uji publik yang membahas penataan dapil. "Sehingga masyarakat mengetahui penataan dapil tersebut," tambah Idham.

Hadir pada sesi penutupan Ketua, Anggota KPU Provinsi Kalimantan Barat, dengan peserta bimtek 12 KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota di 12 Provinsi.

Sebelumnya pada sesi kelas, para peserta yang terbagi menjadi enam kelas, juga mendapatkan ruang untuk menyampaikan rancangan penataan dapil serta mendapat kesempatan mengenal lebih jauh aplikasi Sidapil." tandasnya. (Tim)

Berita Terkait