Ladang Berita | Batubara, Mencegah gerakan terorisme serta paham radikalisme, Kakan Kemenag, Kapolres dan Kajari Batubara, Selasa (19/11) menggelar rembuk, di kantor Kemenag Batubara.
Kapolres Batubara AKBP Robin Simatupang, SH. M, Hum dalam arahanya menghimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan informasi yang tujuannya untuk memecah belah tali silaturahmi antar umat beragama.
Menurut Kapolres, untuk mengantisipasi aksi radikalisme dan terorisme perlu langkah kebersamaan jajaran Polri dan aparat keamanan, Kementerian Agama, tokoh agama dan semua elemen masyarakat.
Semua elemen harus bersatu padu, saling bahu membahu serta ikut memberikan pencerahan dan pemahaman yang benar.
Sebelumnya, Kakan Kemenag Batubara Ahmad Sofyan,MA mengatakan, sebagai kepala kantor pihaknya telah mengintruksikan seluruh jajarannya baik ASN penyuluh serta honorer.
Dikatakan Kakan, ada 70 tenaga penyuluh agama Islam dan Kristen diinstruksikan untuk memantau pergerakan yang mencurigakan.
"Alhamdulillah untuk saat ini dan kedepan kabupaten Batu Bara belum ada terindikasi kearah teroris dan faham radikalisme, ini semua berkat kerjasama yang baik antara aparat keamanan TNI dan Polri, serta seluruh pemuka agama se Kab Batubara.
Diharapkan suasana Kamtibmas di Batubara tetap kondusif, tidak ada aksi teror bom bunuh diri seperti yang terjadi di Polrestabes Medan. (UT)
.jpg)




