Batubara - (LDberita) Ketua Majelis Adat Budaya Melayu (Mabmi) Kabupaten Batubara M Syafi'i membesuk Ruswiyah (38) warga Dusun III Desa Guntung, Kecamatan Limapuluh Pesisir yang menderita kanker, Jumat (26/6/2020).
Syafi'i yang juga Ketua DPRD Batubara itu datang bersama Sekretaris Mabmi Sayahril, bendahara Sriwahyuni dan wakil ketua Basri. Ia pun memberikan motivasi dan semangat kepada Ruswiyah, ibu dua anak yang menderita kanker payudara. "Syafi'i atas nama pengurus Mabmi menyerahkan sejumlah bantuan untuk biaya berobat serta membantu biaya kehidupannya sehari-hari.
Syafi'i berharap, bantuan tersebut dapat meringankan beban serta mempermudah proses pengobatan secara medis, sehingga dapat kembali pulih dan beraktivitas sebagaimana biasanya.
Ruswiyah mengaku selama ini terpaksa menyembunyikan penyakit yang dideritanya lantaran merasa malu. Selain itu, Ruswiyah yang akrab disapa Butet itu mengaku tak bisa berobat secara medis lantaran tak punya biaya.
"Selama ini hanya berobat dengan tabib serta rutin meminum ramuan tradisional, puncaknya pada 27 Ramadan 2020 lalu, akhirnya pecah dan mengeluarkan bau tak sedap,"katanya.
Butet sendiri mengaku menolak untuk menjalani operasi. Sebab, dari konsultasi dengan dokter bedah, tindakan pembedahan tak menjamin bisa mengangkat semua sel-sel kanker, harus ada tindakan lanjutan dengan kemoterapy.
Wanita paruh baya itu juga menyampaikan terima kasih atas kunjungan sekaligus bantuan yang diberikan pengurus Mabmi Batubara itu sambil sesekali terlihat menyeka air matanya.
Bendahara Mabmi Batubara Sriwahyuni, yang juga anggota DPRD Batubara, juga turut memberikan motivasi dan semangat kepada Ruswiyah.
"Ibu harus semangat dan yakin akan sembuh seperti sediakala, jangan putus asa teruslah berobat, dan tidak perlu malu. Sebab penyakit kanker bukanlah kutukan yang harus disembunyikan, melainkan ujian yang harus dijalani dengan kesabaran, "Pungkasnya. (Ramli)
.jpg)




