LDberita.id - Batubara, Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Batu Bara tahun 2024, pengamat sosial Ramli Sinaga menyampaikan pesan penting kepada masyarakat Batu Bara.
Khususnya generasi muda, untuk bijak dalam menentukan pilihan pada pemilihan Bupati tanggal 27 November nanti, dalam diskusi yang digelar di Lima Puluh, Sabtu (16/112024).
Ramli menegaskan bahwa masyarakat harus memilih pemimpin yang tidak hanya memiliki visi yang jelas, tetapi juga benar-benar memahami kondisi, kebutuhan, dan aspirasi warga Batu Bara.
"Kita membutuhkan pemimpin yang bekerja untuk masyarakat, bukan yang hanya mengandalkan pencitraan atau menjual janji kosong," ujar Ramli.
Ramli mengungkapkan keprihatinannya terhadap praktik politik uang yang sering terjadi selama masa kampanye.
"Kita sering menyaksikan, para politikus memberikan sesuatu dalam berbagai bentuk atau menjanjikan sesuatu kepada masyarakat untuk meraih simpati," katanya.
Ia menambahkan bahwa hal ini tidak hanya melemahkan moralitas masyarakat, tetapi juga merusak tatanan demokrasi yang seharusnya bersih dan bermartabat.
Menurut Ramli, salah satu strategi yang sering digunakan adalah memanfaatkan kemiskinan sebagai alat pencitraan.
"Mengunjungi rumah warga miskin, berdiskusi, memberi bantuan, kemudian diekspos besar-besaran untuk menggiring opini publik itu sudah menjadi trik lama.
Sayangnya, masyarakat sering kali terjebak oleh permainan ini," jelasnya.
Ramli mengkritik keras para politikus yang menjadikan kemiskinan sebagai alat kampanye tanpa memberikan solusi konkret.
"Mereka tidak menjual gagasan, melainkan menjual kemiskinan yang dibungkus dengan janji-janji manis. Padahal, aspirasi yang mereka tampung hanya sebatas janji tanpa realisasi," tegasnya.
Ia bahkan mempertanyakan apakah kemiskinan sengaja dipelihara demi kepentingan politik tertentu.
"Apa jadinya jika kemiskinan hanya dijadikan alat untuk meraih suara dan kekuasaan.
Sangat sedikit dari mereka yang benar-benar bekerja untuk menyelesaikan persoalan ini yang terjadi ditenga masyarakat," tambahnya.
Ramli juga mengajak masyarakat Batu Bara untuk lebih kritis dan tidak mudah termakan janji-janji yang tidak masuk akal.
"Jangan sampai kita memilih pemimpin hanya karena bantuan sesaat.
Pemimpin yang baik adalah mereka yang menawarkan solusi nyata dan membawa perubahan jangka panjang," ujarnya.
Sebagai penutup, Ramli mengimbau generasi muda untuk turut berperan aktif dalam menjaga demokrasi di Batu Bara. "Demokrasi ini milik kita semua.
Mari kita kawal bersama agar tidak terjebak dalam politik transaksional.
Pilihlah pemimpin yang memiliki integritas, visi, dan komitmen untuk memajukan Batu Bara," katanya.
Dengan semakin dekatnya Pilkada tahun 2024, harus menjadi pengingat bagi masyarakat Batu Bara untuk berpartisipasi secara cerdas dan bijak.
Pilihan masyarakat tidak hanya menentukan nasib daerah dalam lima tahun ke depan, tetapi juga menjadi fondasi bagi demokrasi yang lebih sehat dan berkelanjutan." tandasnya. (Boy)
.jpg)




