Batubara

MWC NU se-Batu Bara Pertanyakan Keabsahan SK Karateker PCNU dan Tolak Konfercab IV

post-img
Foto : Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)

LDberita.id - Batubara, Munculnya Surat Keputusan (SK) Karateker Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Batu Bara Nomor 15/K.PCNU-BB/12/2025 tentang Penunjukan dan Pengesahan Panitia Konferensi Cabang (Konfercab) IV NU Batu Bara menuai penolakan dari jajaran Pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se-Kabupaten Batu Bara.

SK tersebut ditandatangani oleh Dr. H. Abrar M. Dawud Faza, MA selaku Ketua Karateker dan Nasrun Salim Siregar, S.Th.I, M.Hum sebagai Sekretaris, dengan dasar SK Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Nomor 4885/PB.01/A.II.01.44/99/12/2025 tentang Penunjukan Karateker PCNU Batu Bara Masa Khidmat 2025–2026 serta hasil rapat Karateker PCNU Batu Bara tertanggal 29 Desember 2025.

Namun, keabsahan SK tersebut dipersoalkan oleh pengurus MWC NU. Mereka menilai SK Karateker dan pembentukan Panitia Konfercab IV NU Batu Bara yang dijadwalkan berlangsung Sabtu, 10 Januari 2026, di Kantor Bupati Batu Bara, cacat hukum dan melanggar AD/ART NU.

“SK tersebut tidak ditandatangani langsung oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, sehingga kami mempertanyakan legalitasnya,” tegas Ruslan, perwakilan MWC NU se-Kabupaten Batu Bara, Selasa (6/1/2026).

Ruslan mengingatkan agar dinamika internal NU yang mulai kondusif tidak kembali tercoreng oleh kepentingan kelompok tertentu.

“Jangan sampai NU dirusak oleh oknum-oknum yang terlalu ambisi ingin menduduki jabatan Ketua PCNU Batu Bara. Kami menolak segala bentuk proses yang berpotensi merusak tradisi dan marwah NU,” ujarnya.
Ia juga menilai pelaksanaan Konfercab IV dalam kondisi tersebut berisiko memperkeruh suasana organisasi, terlebih menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama yang akan digelar dalam waktu dekat.

Selain itu, MWC NU se-Kabupaten Batu Bara secara tegas meminta Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, agar tidak menghadiri maupun membuka kegiatan Konfercab IV NU Batu Bara, karena dinilai bertentangan dengan ketentuan yang telah ditetapkan PBNU.

“Kami menduga konferensi ini tidak sesuai dengan ketentuan organisasi dan nilai-nilai yang diajarkan para pendiri NU. Oleh karena itu, kami menolak Konfercab IV NU Batu Bara untuk dilaksanakan,” pungkas Ruslan. (tim)

Berita Terkait